Welcome to My Blog

Link Download

Download Button

Tulisan Berjalan

Welcome To My Blog

Tulisan Berjalan

Welcome To My Blog

MY FRIEND'S

Talk less do more.

Heru Gunawan

Menggapai Mimpi

SERIBU BAYANGAN

Kenangan Indah

SERASI

PASANGAN SETIA

DOMO KUN

Sendiri

Selasa, 15 Oktober 2013

Pengaruh Masuknya Ajaran Hindu-Budha di Indonesia



Masuknya pengaruh unsur kebudayaan Hindu-Budha dari india telah mengubah dan menambah khasanah budaya Indonesia dalam beberapa aspek kehidupan.
a.       Agama
Ketika memasuki zaman sejarah, masyarakat indonesia menganut kepercayaan animisme. Masyarakat mulai menerima kepercayaan baru, yaitu agama Hindu-Budha sejak berinteraksi dengan orang-orang India. Budaya baru tersebut membawa perubahan pada kehidupan keagamaan, misalnya dalam hal tata cara krama, upacara-upacara pemujaan dan bentuk tempat peribadatan.
b.      Pemerintahan
Sistem pemerintahan kerajaan dikenalakan oleh orang-orang India. Dalam sistem ini kelompok-kelompok kecil masyarakat bersatu dengan kepemilikan wilayah yang luas. Kepala suku yang terbaik dan terkuat berhak atas tampuk kekuasaan kerajaan. Oleh karena itu lahir kerajaan-kerajaan seperti kutai, tarumanegara dan sriwijaya.
c.       Arsitektur
Salah satu tradsi megalitikum adalah punden berudak-undak. Tradisi tersebut berpadu dengan budaya India yang mengilhami perbuatan bangunan candi. Jika kita memperhatikan candi borobudur, akan terlihat bahwa bangunannya beberbentuk limas yang berundak-undak. Hal ini menjadi bukti adanya paduan budaya india-Indonesia.
d.      Bahasa
Kerajaan-kerajaan Hindu-Budha di Indonesia meninggalkan beberapa prasasti besar berhuruf pallawa dan berbahasa Sanskerta. Dalam perkembangan selanjutnya bahkan hingga saat ini, bahasa Indonesia memperkaya diri dengan bahasa sanskerta itu. Kalimat atau kata-kata bahasa Indonesia yang merupakan hasil serapan dari bahasa sanskerta yaitu Pancasila, Dasa Dharma, Kartika Eka Paksi, Parasamya Purnakarya Nugraha, dsb.
e.      Sastra
Berkembangnya pengaruh India di Indonesia membawa kemajuan besar dalam bidang sastra. Karya sastra terkenal yang mereka bawa adalah kitab Ramayan dan Mahabarata. Adnya kitab-kitab itu memacu para pujangga Indonesia untuk menghasilkan karya sendiri. Karya-karya sastra yang muncul di Indonesia:
1.       Arjunawiwaha, karya Mpu Kanwa
2.       Sotasoma, karya Mpu Tantular, dan
3.       Negarakertagama, karya Mpu Prapanca

Pelanggaran Lalu Lintas

 

Daftar Denda Pelanggaran Lalu-Lintas untuk Roda Dua Versi UU No. 22/2009 :

Posted on June 17 2012 by Abdul Haris
kelengkapan motor(pasal 285):
Pasal 285
(1) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kanlpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
(2) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu tanda batas dimensi badan kendaraan, lampu gandengan, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, kaca depan, spakbor, bumper, penggandengan, penempelan, atau penghapus kaca sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).
Rambu dan markah(pasal 287):
Pasal 287
(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf a atau Marka Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf b dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).
lupa bawa STNK(Pasal 288):
Pasal 288
(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau surat tanda coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).
Tidak Memiliki SIM(Pasal 288):
Pasal 281
Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 77 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 4 (empat) bulan atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah).
lampu utama malam/siang(Pasal 293):
Pasal 293
(1) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
(2) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari sebagaimana dimaksud dalam Pasal 107 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 (lima belas) hari atau denda paling banyak Rp100.000,00 (seratus ribu rupiah).
Helm Standard(penumpang / pengemudi)(Pasal 291):
Pasal 291
(1) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor tidak mengenakan helm standar nasional Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
(2) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor yang membiarkan penumpangnya tidak mengenakan helm sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (8) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).
mengemudi tidak konsentrasi (misalnya sambil nelp) :
Pasal 283
Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).
=================================
“Bagi pengendara Motor yang melanggar Peraturan Lalu Lintas, akan diberlakukan Sistem Tilang Ditempat (sesuai dengan UU No.22 Tahun 2009)”
Peraturan yang berlaku bagi Pengendara Motor :
* Dilarang mendengarkan musik saat mengendaraai Motor
* Dilarang menerima Telepon saat mengendarai Motor
* Dilarang memakai Sandal saat mengendarai Motor
* Dilarang merubah Warna Motor dan harus sesuai dengan Warna di STNK
* Bagi Pengendara Motor, Nama di STNK dan SIM harus sesuai dengan Nama yang bersangkutan, apabila Beda dan belum Balik Nama akan di denda sebesar Rp 500.000 (untuk yg ini belum 100%)
* Wajib menyalakan Lampu pada siang dan malam hari
* Dilarang Merokok saat mengendarai Motor
* Dilarang Merubah Plat Motor anda
* Dilarang memakai/menggunakan Lampu yang berwarna (merah,hijau,kuning,putih), lampu harus sesuai Standar Pabrik
Perlengkapan Sepeda Motor yang harus di penuhi oleh pengendara :
* Memakai Helm SNI
* Kaca Spion (2)
* Memakai Sepatu
* Memakai Jaket
* Memakai Sarung Tangan
* Pentil Ban
Pasal – pasal yang bersangkutan :
* Kenakan Helm Standar Nasional Indonesia (SNI)
Jangan lagi kenakan helm batok. Gunakanlah helm SNI. Selain karena alasan keselamatan, menggunakan helm jenis ini sudah menjadi kewajiban seperti diatur dalam Pasal 57 Ayat (2) dan Pasal 106 Ayat (8). Sanksi bagi pelanggar aturan ini, pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 (Pasal 291). Sanksi yang sama juga akan dikenakan bagi penumpang yang dibonceng dan tidak mengenakan helm SNI.
* Pastikan Perlengkapan Berkendara Komplit
Bagi para pengendara roda empat atau lebih, coba pastikan kelengkapan berkendara Anda. UU Lalu Lintas No 22 Tahun 2009, dalam Pasal 57 Ayat (3) mensyaratkan, perlengkapan sekurang-kurangnya adalah sabuk keselamatan, ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, helm, dan rompi pemantul cahaya bagi pengemudi kendaraan bermotor roda empat/lebih yang tak memiliki rumah-rumah dan perlengkapan P3K. Bagaimana jika tak dipenuhi? Sanksi yang diatur bagi pengendara yang menyalahi ketentuan ini akan dikenakan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000, seperti diatur dalam Pasal 278
* Tak Punya SIM? Denda Rp 1 Juta
Ketentuan yang satu ini mungkin harus menjadi perhatian lebih. Jika selama ini denda bagi pengendara yang tak punya SIM hanya sekitar Rp 20.000, UU Lalu Lintas yang baru tak mau memberikan toleransi bagi pengendara yang tak mengantongi lisensi berkendara. Sanksi pidana ataupun denda yang diterapkan tak lagi ringan. Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan dan tidak memiliki SIM, akan dipidana dengan pidana kurungan empat bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta (Pasal 281).
* Konsentrasi dalam Berkendara
Pasal 283 UU Lalu Lintas mengatur, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi, dipidana dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan kurungan atau denda paling banyak Rp 750.000
* Perhatikan Pejalan Kaki dan Pesepeda
Para pengendara, baik roda dua maupun roda empat/lebih, harus mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda. Bagi mereka yang tidak mengindahkan aturan Pasal 106 Ayat (2) ini, dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000
* Lengkapi kaca spion dan lain-lain
- Pengemudi sepeda motor
Diwajibkan memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban (diatur Pasal 106 Ayat (3)). Sanksi bagi pelanggarnya diatur Pasal 285 Ayat (1), dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.
- Pengemudi roda empat/lebih
Bagi pengendara roda empat/lebih diwajibkan memenuhi persyaratan teknis yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu tanda batas dimensi badan kendaraan, lampu gandengan, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, kaca depan, spakbor, bumper, penggandengan, penempelan, dan penghapus kaca. Pasal 285 Ayat (2) mengatur, bagi pelanggarnya akan dikenai sanksi pidana paling lama dua bulan kurungan atau dendan paling banyak Rp 500.000.
* STNK, Jangan Lupa
Setiap bepergian, jangan lupa pastikan surat tanda nomor kendaraan bermotor sudah Anda bawa. Kalau kendaraan baru, jangan lupa membawa surat tanda coba kendaraan bermotor yang ditetapkan Polri. Jika Anda alpa membawanya, sanksi kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 akan dikenakan bagi pelanggarnya (Pasal 288 Ayat (1)).
* SIM Harus yang Sah Ya…
Pasal 288 Ayat (2) mengatur, bagi setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang tidak dapat menunjukkan SIM yang sah dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan dan/atau denda paling banyak Rp 250.000.
* Pengemudi atau Penumpang Tanpa Sabuk Pengaman, Sanksinya Sama
Ini harus jadi perhatian bagi pengemudi mobil dan penumpangnya. Jangan lupa mengenakan sabuk pengaman selama perjalanan Anda. Selain untuk keselamatan, juga untuk menghindari sanksi pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 seperti diatur dalam Pasal 289.
* Nyalakan Lampu Utama pada Malam Hari
Saat berkendara pada malam hari, pastikan lampu utama kendaraan Anda menyala dengan sempurna. Bagi pengendara yang mengemudikan kendaraannya tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari, dipindana dengan pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000 (Pasal 293).
* Wajib Nyalakan Lampu pada Siang Hari
Para pengendara motor yang berkendara pada siang hari diwajibkan menyalakan lampu utama. Sekarang, sudah bukan sosialisasi lagi. Bagi pelanggarnya akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp 100.000.
* Berbelok, Berbalik Arah, Jangan Lupa Lampu Isyarat!
Setiap pengendara yang akan membelok atau berbalik arah, diwajibkan memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan. Jika melanggar ketentuan ini, Pasal 284 mengatur sanksi kurungan paling banyak satu bulan atau denda Rp 250.000
* Jangan Sembarangan Pindah Jalur
Para pengemudi yang akan berpindah jalur atau bergerak ke samping, wajib mengamati situasi lalu lintas di depan, samping dan dibelakang kendaraan serta memberikan isyarat. Jika tertangkap melakukan pelanggaran, akan dikenai sanksi paling lama satu bulan kurungan atau denda Rp 250.000 (Pasal 295)
* Stop! Belok kiri tak boleh langsung
Ini salah satu peraturan baru dalam UU Lalu Lintas yang baru. Pasal 112 ayat (3) mengatur, pengemudi kendaraan dilarang langsung berbelok kiri. Bunyi pasal tersebut “Pada persimpangan jalan yang dilengkapi dengan alat pemberi isyarat lalu lintas, pengemudi kendaraan dilarang langsung berbelok kiri, kecuali ditentukan lain oleh rambu lalu lintas atau pemberi isyarat lalu lintas”.
* Balapan di Jalanan, Denda Rp 3 Juta!
Pengendara bermotor yang balapan di jalan akan dikenai pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp 3.000.000 (Pasal 297)
* Sesuaikan Jalur dengan Kecepatan
Ketentuan mengenai jalur atau lajur merupakan salah satu ketentuan baru yang dimasukkan dalam UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009, yang diatur dalam Pasal 108. Agar menjadi perhatian, selengkapnya bunyi pasal tersebut adalah
(1) Dalam berlalu lintas pengguna jalan harus menggunakan jalur jalan sebelah kiri
(2) Penggunaan jalur jalan sebelah kanan hanya dapat dilakukan jika
a. pengemudi bermaksud akan melewati kendaraan di depannya; atau
b. diperintahkan oleh petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk digunakan sementara sebagai jalur kiri
(3) Sepeda motor, kendaraan bermotor yang kecepatannya lebih rendah, mobil barang, dan kendaraan tidak bermotor berada pada lajur kiri jalan.
(4) Penggunaan lajur sebelah kanan hanya diperuntukkan bahi kendaraan dengan kecepatan lebih tinggi, akan membelok kanan, mengubah arah atau mendahului kendaraan lain.
Aturan-aturan baru yang diterapkan di UU Lalu Lintas yang baru ini harus menjadi perhatian bagi para pengendara. Selain demi keselamatan, tentunya juga untuk menghindari merogoh kocek cukup dalam karena ditilang. Sanksi denda yang dikenakan lumayan besar jika dibandingkan dengan UU yang lama. Selamat berkendara!

Minggu, 22 September 2013

Surat Untuk Sahabat

Kadang kita lupa bersyukur bahwa kita telah memiliki sahabat yang selalu mendampingi kita saat suka dan duka. Arti seorang sahabat lebih dari sekedar seorang teman yang rela menghabiskan waktunya bersama kita. Sebuah hubungan persahabatan harus dijaga dan dipupuk dengan baik supaya tetap langgeng sampai kita tua nanti. Komunikasi yang efektif dan intens adalah salah satu kunci langgengnya sebuah persahabatan. Bila kita tinggal berjauhan dengan sahabat kita, maka kita bisa memanfaatkan berbagai sarana komunikasi sperti telepon, sms, email, chatting, bahkan surat sekalipun. Surat untuk sahabat akan begitu terkesan bagi sahabat kita di era komunikasi yang serba canggih seperti ini.
 

 
 
Lembar,Lobar, 23 September 2013
Untuk Sabahatku:...?.... & Keluarga 
di ......?....

Tentang Persahabatan Yg Tak Akan Terlupakan !

Bisik jiwa tlah terputus dalam satu hembusan nafas
Janji suci tlah kau ingkari tuk bersama
Dalam tawa dan duka
Yakinlah selalu … sobat
Bawa segala luka yang menyobek hatimu
Adalah pisau yang mengalir di setiap tetes darahku
Kesedihan yang nampak di raut mukamu
Adalah kepedihan terdalamku
Ketidakramahan dirimu adalah penyobek hatiku
Taukah kau sobat?
Bahwa secercah tawa yang dulu slalu menghiasi wajahmu
Kini tlah pudar dan bukan lagi
Kebanggaan dalam tali hati antara kau dan aku
Kini kau telah melepas jemari itu
Padahal aku rapuh tanpa tangan itu
Aku ingin kau selalu menjaga dan melindungiku
Sobat …
Sebuah tamparan yang selalu kudapat bila kusalah
Sebuah bimbingan yang selalu merangkulku bila kulemah
Kini tak akan pernah kudapati lagi
Kemana aku harus mencari itu semua?
Kau pergi tanpa mengucap sepatah kata pun
Kau telah memutus persahabatan itu
Persahabatan yang suci
Kini tlah kau nodai dengan kebungkaman, kebohongan, dan kebosanan
Semuanya penuh kepura-puraan
Kau jadikan persahabatan
Sebagai tempat berlabuh
Tuk mencari pengalaman kehidupan
Kenapa kau lakukan ini?
Ku diam dalam kebungkaman yang penuh kesakitan
Sedangkan dirimu tertawa penuh keriangan
Lalu kini ku bertanya:
Apa menurutmu seorang sahabat?
And sahabat yang tulus seperti apa?
Kau hanya diam tak bisa menjawab
Sobat …

Maafkan diri ini bila diri ini bersalah
Meski kau telah pergi
Bagiku kau selalu ada dalam hatiku
Karena kau adalah sahabatku
Dari dulu dan sampai kapan pun


Puisi Tentang Persahabatan

Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan
dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan
mempunyai nilai yang indah.

Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi
persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan
bertumbuh bersama karenanya…

Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi
membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkanbesi,
demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan
diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti,
diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak,
namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan
dengan tujuan kebencian.Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan
untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya
ia memberanikan diri menegur apa adanya.

Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman,
tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan
dengan tujuan sahabatnya mau berubah.

Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha
pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita
membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi
mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih
dari orang lain, tetapi justru ia beriinisiatif memberikan
dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya,
karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis.
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati,
namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya.
Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun
ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya.

Manfaat Luar Biasa Dengan Menghargai Orang Lain

Mungkin Anda pernah merasa kesal karena orang lain tidak menghargai Anda. Barangkali Anda juga sering marah karena orang lain tidak memerhatikan Anda.
Pernahkah Anda berpikir bahwa Anda pun mungkin sekali kurang menghargai orang lain atau sering terlalu memperhatikan diri sendiri sehingga lupa memerhatikan orang lain di sekitar Anda? Nah, mungkin inilah yang harus Anda lakukan: menghargai orang lain. Bagaimana caranya? Simak yang berikut.

Mengapa Harus Menghargai Orang Lain?
Suka atau tidak, kita hidup dengan berinteraksi dengan orang lain. Lalu, bagaimana cara kita membina hubungan baik dengan orang lain agar hidup kita menjadi lebih menyenangkan?
Saling Membutuhkan
Pernahkah Anda membayangkan jika segala sesuatu harus dilakukan sendiri: menanam padi sendiri untuk mendapatkan beras; menanam tumbuhan untuk membuat pakaian dan menjahit pakaian sendiri; membangun rumah sendiri dari awal; membuat kendaraan sendiri; mencuci baju sendiri; memasak sendiri; membersihkan rumah sendiri; dan mengambil keputusan sendiri? Pasti itu sangat melelahkan, merepotkan, atau bahkan tidak mungkin dilakukan.
Pasti ada hal-hal yang tidak bisa kita lakukan sendiri dengan baik. Guru membutuhkan murid, penulis membutuhkan pembaca, produsen membutuhkan konsumen, perusahaan membutuhkan karyawan dan konsumen, serta pemimpin membutuhkan anak buah. Tentu saja kondisi ini berlaku pula sebaliknya. Jadi intinya: kita semua saling membutuhkan.
Saling Menguntungkan
Selain saling membutuhkan, ternyata kita semua juga bisa saling menguntungkan. Kita merasa beruntung karena bisa berbagi dengan orang lain: kita mendapat pemasukan uang dan mendapat kepuasan karena ada orang lain yang mau menggunakan hasil karya kita. Orang lain juga merasa diuntungkan dengan kebaradaan kita karena mereka bisa mendapatkan apa yang mereka perlukan dari kita.
Misalnya, murid merasa diuntungkan karena ada guru yang mau berbagai ilmu dan keterampilan. Sebaliknya, guru juga merasa diuntungkan karena ia bisa membagi ilmu dan keterampilan kepada orang lain dan mendapat pemasukan dari pekerjaannya. Produsen merasa diuntungkan karena ada pembeli. Sebaliknya, pembeli juga merasa diuntungkan karena bisa mendapatkan barang atau jasa yang dibutuhkan tanpa harus repot membuatnya sendiri.
Saling Mengisi
Tidak ada satu orang pun yang benar-benar serupa dengan orang lain. Anak kembar sekalipun memiliki perbedaan. Kita memiliki perbedaan dalam kepribadian, talenta, kemampuan, gaya hidup, kebiasaan, dan kebutuhan. Namun perbedaan inilah yang membuat hidup menjadi lebih kaya, bervariasi, dan menyenangkan karena kita bisa saling mengisi.
Banyak restoran muncul karena banyak orang tidak bisa memasak masakan seperti masakan yang disajikan restoran itu, atau karena tidak ada waktu untuk melakukan aktivitas memasak. Banyak kursus bahasa asing juga muncul karena ada orang yang sudah fasih berbahasa asing, sementara ada juga orang yang ingin atau perlu belajar bahasa asing.
Saling Menguatkan
Selain perbedaan, persamaan pun bisa menguntungkan. Orang-orang yang memiliki persamaan bisa saling bekerja sama. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul, begitu kata pepatah. Rupanya pepatah ini muncul dari kesadaran bahwa dengan bekerja sama, segala sesuatu akan terasa lebih mudah.
Masalah menjadi lebih ringan dan menjadi lebih mudah dicarikan solusinya jika dipecahkan bersama. Pekerjaan berat akan menjadi lebih mudah dan lebih cepat selesai jika dikerjakan bersama.
Bagaimana Menghargai Orang Lain?
Tahukah Anda bahwa orang lain akan lebih menghargai orang yang menghargai mereka? Nah, sebelum kita menuntut orang lain menghargai kita, kita perlu terlebih dahulu menghargai mereka. Kuncinya hanya satu: buat orang lain merasa penting dan berharga.
Langkah 1: Kenali Orang-orang Sekitar
Tiap hari kita berinteraksi dengan orang lain. Orang-orang yang paling sering berhubungan dengan kita adalah mereka yang berada di sekitar kita: keluarga, tetangga, dan rekan sekerja. Nah, kenali orang-orang di sekitar kita. Perhatikan bahwa kita memiliki persamaan dan perbedaan dengan mereka. Dengan demikian akan lebih mudah bagi kita untuk bekerja sama dengan mereka dan menghargai mereka.
“Aduh, si Idah sering membuat saya kesal. Saya minta tolong panggilkan taksi biru, ternyata yang dipanggil adalah taksi kuning. Saya minta dibelikan bawang putih, yang dibawa pulang adalah bawang merah,” begitu cerita seorang teman.
Ternyata setelah diselidiki lebih jauh, Idah mempunyai kelemahan mengingat instruksi yang terlalu panjang. Ia cenderung mengingat kalimat terakhir yang diucapkan, apalagi jika kalimat tersebut diulang dua kali.
Sementara itu, teman penulis seringkali merasa khawatir instruksinya tidak dimengerti, sehingga cenderung mengulang “larangan” daripada “instruksi intinya”. Jadi tidak heran jika teman penulis berkata “Idah, tolong panggilkan taksi biru ya, jangan yang kuning. Sekali lagi, jangan yang kuning,” maka yang datang adalah justru taksi kuning. Setelah teman tersebut memahami perbedaan antara ia dan Idah, ia pun bisa mengubah strateginya dalam memberikan instruksi.
Ia selalu menempatkan instruksi di kalimat akhir dan diulang. Sejak saat itu penulis tidak lagi mendengar keluhan dari teman tersebut.
Langkah 2: Fokus pada Kelebihan
Seringkali kita lebih fokus pada kesalahan dan kekurangan orang lain. Hal ini menyebabkan kita sulit sekali menghargai mereka. Sebaliknya, karena kita selalu memperhatikan kekurangan orang lain, orang lain pun menjadi enggan berinteraksi dan bekerja sama dengan kita karena mereka merasa enggan jika selalu merasa “dipermalukan”. Yang perlu kita ubah adalah fokus kita: coba fokuskan perhatian kita terlebih dulu pada kelebihan orang lain, kita akan mendapatkan hasil yang luar biasa.
Coba perhatikan ilustrasi berikut:“Wah, tulisan tanganmu bagus dan rapih. Ibu juga senang kamu bisa menyerahkan pekerjaan rumah ini tepat waktu,” demikian ujar seorang ibu guru pada muridnya.
“Terima kasih, Bu. Saya memang berusaha menulis dengan baik. Namun ada beberapa kata yang masih sulit bagi saya untuk mengejanya. Jadi, lain kali saya akan minta bantuan ibu untuk menjelaskannya lagi dan saya akan berusaha menulis dengan ejaan yang benar,” begitu jawab si anak.
Yah, ternyata sang ibu guru tidak langsung menyalahkan tulisan anak tersebut yang ternyata masih banyak salah. Sebaliknya, ia memfokuskan perhatian pada kelebihannya terlebih dulu. Sang anak yang merasa sangat dihargai karena gurunya memerhatikan kelebihannya, lalu menjadi lebih terbuka meminta bantuan guna memerbaiki kesalahannya.
Langkah 3: Bangun Hubungan Saling Percaya
Ternyata hukum timbal balik memang berlaku dalam hidup ini. Jika kita tidak memercayai orang lain, mereka pun tidak akan memercayai kita. Sebaliknya, jika kita memercayai orang lain, orang lain akan memercayai kita. Sebuah kerja sama bisnis pada dasarnya harus dibangun atas dasar kepercayaan.
Usaha akan sukses dan langgeng jika pimpinan dan karyawan saling memercayai, jika produsen dan konsumen saling percaya. “Saya tahu Anda pernah melakukan kesalahan. Tapi, saya ingin memberikan kesempatan kepada Anda. Saya akan melupakan perbuatan yang lama. Coba kita memulai lembaran baru. Saya percaya Anda bisa berprestasi lebih baik. Saya lihat Anda punya potensi untuk itu. Coba buktikan.” Karena kata-kata inilah, Indra yang tadinya sudah kehilangan kepercayaan diri menjadi termotivasi untuk melakukan yang terbaik bagi pimpinannya yang telah memberikan kepercayaan kepadanya.
Banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan jika kita mau menghargai orang lain: kita bisa saling membantu, saling menguatkan, dan saling menguntungkan sehingga hidup menjadi lebih menyenangkan. Sukses untuk Anda.

Mencari dan Menemukan Jati Diri Anda

jati diri
jati diri

Apakah anda telah mencari dan menemukan jati diri Anda ?

Apa itu Jati Diri?
Mugkin anda telah mendegar bayak tentang perihal apa itu jati diti? Ada yang medefenisikan jati diri sebagai “karakter dasar, Ada yang mengartikannya sebagai Diri anda sesungguhnya, dan Ada juga yang berdefinisi jati diri adalah aku sejati, dan mereka mengatakan bahwa jati diri itu akan kita dapatkan seiring semakin dewasanya kita. Itulah sedikit informasi dari pengertian atau definisi mengenai jati diri.
Ketegesaan dalam kehidupan modern, yang bergerak serba cepat, seringkali membuat kita melupakan diri sendiri dan kehilangan kendali. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membawa kita kembali ke diri sejati, Nah bagaiamana cara mencari jati diri ? Apakah yang harus saya lakukan untuk menemukan jati diri saya?. Oke guys, pada bahasan ini kita akan membahasnya sampai tuntas berupa Tips Mencari dan menemukan jati diri anda.
Mencari dan Menemukan Jati Diri
Mencari dan Menemukan Jati Diri

Tips Menemukan Jati Diri

Kekuatan berikut  dapat mengarahkan kita kembali ke diri sendiri dan menemukan sebuah kedamaian.
Berpacu pada hal yang di atas adalah melakukan identifikasi diri sendiri atau lakukanlah intropeksi diri sendiri. Pelajari dengan melakukan Renungan, Berpikir, Berkata kepada orang tua anda atau lakukanlah komunikasi dengan orang tua anda dan menanyakan kepada orang tua anda tentang keahlian anda di waktu anda masih kecil, karena orang tua anda mengetahui seluk beluk anda. Dan ingat, anda diberikan oleh Tuhan Yang Mahaesa Penglihatan, Pendengar, dan Hati supaya anda bersyukur. So, gunakan sebaik-baiknya Penglihatan, Pendengaran, dan Hati anda untuk mencari sebuah jati diri anda.
Kritikan baik itu adalah sebuah cermin. Ya, banyak lah orang yang tidak mau di kritik. Apalagi kritik pedas pasti tidak mau. Tapi kalau Kripik Pedas, Pasti Mau :D . Tapi biasanya kritikan yang baik itu adalah sebuah cermin bagi anda mengenai sifat-sifat anda. Saranku alangkah baiknya anda menerima sebuah kritikan yang baik untuk membangun diri anda yang lebih baik.
Renungkan tentang masa lalu anda di waktu kecil. Aku juga melakukan hal ini untuk mengetahui bakatku. Ya, kalau aku dulu pada waktu kecil suka membuat cerita dan suka berimajenasi. Bagaimana dengan bakat anda di waktu anda masih kecil?. Ingat bakat itu adalah sesuatu yang paling disukai anda.
Hadir
Hiduplah untuk saat ini. Masa lalu telah berlalu. Anda tak akan pernah dapat kembali dan mengulang masa-masa itu lagi, pun Anda tak akan dapat menghidupkan kembali apa yang ada di masa lalu.
Kehidupan ini adalah apa yang sedang Anda jalani saat ini, tak peduli apapun yang telah terjadi. Itu semua nyata dan sempurna. Jangan menengok ke belakang ataupun terlalu memikirkan apa yang akan terjadi di masa mendatang. Pikiran kita selalu menciptakan berbagai percakapan yang mengembangkan rasa takut dan membuat kita berusaha menyelamatkan diri. Katakan pada pikiran Anda yang sibuk berbicara itu: ‘Terima kasih telah bersedia berbagi’ dan yakinkan ‘Aku di sini, aku ada untukmu.’ Setiap hari, kita semua harus selalu membuat pilihan dan Andalah yang paling tahu bagaimana membuat hari yang Anda jalani jadi indah.
Bersatu Dengan Alam
Duduklah di rerumputan atau di bawah sebuah pohon. Rasakan putaran bumi, keagungan angkasa raya, dinginnya udara yang menerpa wajah Anda, atau kehangatan sinar matahari pagi. Tersenyumlah pada langit yang luas, ucapkan salam pada lebah yang beterbangan dan semua binatang yang Anda jumpai. Berjalan-jalanlah di taman atau mendaki perbukitan. Kedekatan dengan alam dapat membawa kesadaran betapa Anda bagian dari jagat raya yang maha luas ini.
Berolahrga
Berolahraga secara teratur memberi jeda pada pikiran Anda yang terus berkecamuk, membantu memperlancar peredaran darah, membersihkan racun dari tubuh, dan memberi Anda energi serta banyak keuntungan lain. Pilihlah aktivitas yang memberi Anda kesenangan dan buat perpaduan. Lakukan jalan sehat di satu hari dan latihan Yoga di hari berikutnya. Ikuti latihan erobic dan bertemu banyak orang. Banyak sekali daftar kegiatan yang dapat Anda pilih.
Spiritual
Kenali dan sadari Anda adalah pribadi yang penting dan unik. Lakukan meditasi, atau duduk tenang di kesunyian, dan nikmati saat-saat itu. Baca buku-buku keagamaan atau panduan kepribadian yang membawa pesan positif dan membuat Anda merasa kuat. Jangan lupa bersyukur atas kesehatan yang Anda miliki, rumah, orang-orang yang mencintai dan Anda cintai, teman-teman yang mengelilingi Anda, serta kebahagiaan dan kegembiraan yang melingkupi hidup Anda.
Memaafkan
Saatnya untuk melepaskan. Maafkan seluruh bagian diri Anda, atas segala kekurangan dan ketidaksempurnaan. Maafkan diri Anda untuk semua kesalahan yang pernah Anda buat di masa lalu, maafkan ketakutan masa kecil Anda, maafkan emosi dan kemarahan masa remaja Anda, maafkan masa dewasa awal Anda yang tak mau mengambil resiko. Maafkan kesalahan orang tua Anda, saudara kandung, kerabat dan orang-orang di masa lalu. Lepaskan semua uneg-uneg. Memaafkan membawa kedamaian dalam jiwa.
 Bersenang-Senang
Beri kesempatan pada diri Anda untuk merasa rileks dan memanjakan diri. Baca buku yang menyenangkan. Keluarkan uang sekali-kali untuk membeli hal yang paling Anda inginkan. Lakukan kesenangan hanya untuk diri Anda sendiri.
Nutrisi
Dengarkan kebutuhan tubuh Anda. Penuhi kebutuhan tubuh akan makanan bernutrisi. Konsumsi vitamin yang bermanfaat untuk tubuh. Dengan tubuh sehat dan bugar membuat Anda selalu menghargai hidup.
Buang Penilaian
Berhentilah menilai dan menyalahkan. Jangan melontarkan kritikan pada orang lain ataupun diri sendiri. Ucapkan kata-kata yang memberi dorongan pada diri dan semua orang yang Anda jumpai. Terima orang lain apa adanya, lengkap dengan segala perbedaan yang mereka miliki.
 Bantu Orang Lain
Hubungi dan ulurkan tangan pada teman yang membutuhkan. Tawarkan bantuan tanpa syarat pada orang lain. Jadilah pendengar yang baik dan benar-benar mendengarkan apa yang dikatakan orang lain. Temukan cara untuk membantu orang lain mengangkat beban hidup dengan mendengarkan keluh kesah mereka.
 Cinta
Cintai diri Anda dan gunakan kata-kata positif untuk memberi dorongan. Puji orang lain dengan tulus dan buat mereka tersenyum. Bicaralah dengan penuh kasih dan ketulusan dari dasar hati.

6 Prinsip Pelajar Meraih Sukses Sejati

Salam Sukses! Get Spirit!!
Pada kesempatan kali ini, kakak akan mencoba berbagi pengalaman kakak dalam mempersiapkan diri untuk Ujian Akhir Nasional. Untuk memudahkan dalam mengingat, ada 6 prinsip yang harus diingat. Keenam prinsip tersebut dapat dirangkum dalam kata S-U-K-S-E-S.

Sebelumnya, sebagai pelajar kita harus mengetahui apa sebenarnya fungsi dari sebuah ujian. Ujian tersebut berguna sebagai pengulang atau reviewer apakah kita sudah memahami materi yang diajarkan apa belum. Melalui ujian tersebut, kita akan tahu seberapa paham kita terhadap materi yang diajarkan. Kalau kita sudah berhasil melewati ujian akhir ini, maka kita secara langsung akan diakui bahwa kita siap untuk mendapatkan materi dengan tingkat yang lebih tinggi. Maka harusnya kita heran saat di ujian itu kita melakukan cara-cara yang tidak jujur, karena justru kita tidak tahu di mana batas kemampuan pemahaman kita di materi tersebut, bukan? J
Oke, langsung saja ya, ini dia prinsip-prinsip yang harus diingat sebagai seorang pelajar yang ingin sukses. Bukan hanya sukses dalam ujian akhir, tetapi juga untuk mencapai kesuksesan sejati.
Prinsip #1 : Segera Ketahui Potensimu : Aku Pasti Bisa!
Banyak sekali pelajar yang menyerah dan pasrah dengan keadaan saat tidak bisa menguasai mata pelajaran. Terlebih dengan mata pelajaran yang katanya menakutkan seperti matematika, fisika, kimia, biologi, dan yang mengandung hitung-hitungan berat. Padahal kenyataannya, banyak sekali pelajar-pelajar di luar sana yang mampu meraih berbagai macam prestasi di bidang tersebut. Tidak sedikit lho pelajar di Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa ini dengan meraih medali emas di International Mathematics and Science Olympiad misalnya.
Jadi, apakah memang karena mereka ditakdirkan memenangkan kompetisi itu? Nyatanya tidak. Itu karena mereka mengetahui potensi apa yang ada dalam diri mereka dan mereka memanfaatkannya sebaik mungkin. Uniknya, potensi itu secara adil Allah berikan kepada seluruh orang yang ada di dunia! Apa sajakah potensi itu?
Ada 3 potensi yang utama yang harus diingat : Otak yang luar biasa, Waktu, dan Pola Pikir.


Otak
Allah menciptakan otak manusia dengan sangat sempurna. Walaupun beratnya tidak sampai 2 kg dan tidak sebesar dua kepalan tangan, tetapi kenyatannya menurut Prof. Miriam C. Diamond, seorang pakar otak di Amerika, potensi otak manusia itu:
  • Manusia rata-rata hanya menggunakan 0,001% potensi otaknya. Bahkan Albert Einstein diperkirakan hanya menggunakan 2-5% kapasitas otaknya
  • Jika seluruh buku dan informasi yang ada di dunia saat ini dimasukkan ke otak, maka otak tidak akan penuh
  • Jika ada 2 informasi dimasukkan ke dalam otak setiap detiknya, maka selama 100 tahun kemudian, otak kita masih belum penuh atau terisi seluruhnya.
Betapa luar biasa bukan otak kita? Tidak ada supercomputer atau mikroprosesor ciptaan manusia yang dapat menandingi potensi otak kita. Kalau yang kita lihat sekarang ini bahwa teknologi prosessor semakin cepat dan kapasitasnya luar biasa, pertanyaannya : bukankah pencipta dari itu semua justru lebih hebat, yaitu otak kita?
Waktu
Ini potensi yang kadang kita lupa untuk bersyukur. Semua manusia diberikan potensi yang sama. Memiliki waktu 24 jam dalam sehari, 60 menit dalam 1 jam, 60 detik per menitnya, dan seterusnya. Tetapi yakinlah, banyak sekali yang lalai dalam memanfaatkan potensi kita yang sangat penting ini. Padahal waktu itu tidak bisa menunda, tidak bisa kembali. Waktu terus berjalan. Kita memang dapat menunda apapun yang kita mau, tetapi yakinlah waktu tidak akan pernah mau menunda sedikitpun perjalanannya untuk kita.
Bayangkan apa yang dilakukan oleh pelajar-pelajar juara di luar sana saat kita asyik bersantai-santai? Apa yang dilakukan oleh mereka yang meraih medali emas saat kita asyik bermain-main tanpa manfaat? Bayangkan apa yang dilakukan oleh mereka yang mampu meraih peringkat satu saat kita sedang tertidur lelap? Tentunya tidak ada yang bisa mengatakan bahwa mereka sukses karena takdir. Mereka berlatih untuk mempertajam skill mereka di bidang yang mereka sukai. Man Jadda wa Jada, siapa yang bersungguh-sungguh, maka dia akan sukses.
Pola Pikir
Kita sering menyebutnya sebagai mindset atau paradigma. Ya, kita diberikan suatu potensi yang sama dengan para juara atau para pecundang. Suatu potensi yang dapat membedakan secara jelas mana yang layak menjadi juara dan mana yang kalah. Potensi itu adalah pola pikir.
Pola pikir kita pada awalnya berada dalam kekuasaan kita. Terserah kita bagaimana kita akan membentuknya. Apakah ingin positif atau negatif. Tetapi yakinlah bahwa selanjutnya pola pikir itulah yang akan membentuk mental kita.
Para juara selalu berpikir, kalau mereka bisa, kenapa saya tidak? Para juara selalu berpikir, kalau potensi kita sama, kenapa saya tidak bisa sukses seperti mereka? Para juara selalu berpikir, masalah ini memang sulit, tetapi bisa dipecahkan. Beda dengan pecundang yang berpikir, masalah ini memang bisa dipecahkan tetapi sulit. Beda dengan pecundang yang berpikir, dia bisa karena bakat, dan saya memang ditakdirkan seperti ini.
Bayangkan, hanya melalui pola pikir kita dapat melihat mana yang menjadi pemenang dan pecundang. Dan kita bebas memilihnya ingin menggunakan pola pikir yang mana. Maka bukankah itu berarti kitalah yang menentukan nasib kita sendiri ingin menjadi pemenang atau tidak? Seperti Tuhan yang berfirman dalam kitabNya, “Dan tidak akan berubah nasib suatu kaum, kecuali dimulai dari diri mereka sendiri….”
Prinsip #2 : Ukur sukses dengan mimpi-mimpimu.
Mengapa harus mengukur sukses dengan mimpi? Karena percaya atau tidak, mimpi merupakan aspek penting untuk mencapai kesuksesan. Berdasarkan suatu penelitian di Universitas Harvard, di sana dilakukan survey kepada mahasiswa mengenai kejelasan mimpi dan cita-cita yang dimiliki mereka. Kemudian secara mengejutkan ditemukan bahwa hanya ada 10% saja di antara mahasiswa yang memiliki kejelasan ke mana arah yang ingin mereka tempuh dan hanya 3% yang menuliskan mimpi-mimpi mereka. Lantas apakah fakta ini berpengaruh signifikan?
Ternyata jawabannya, ya!
Mimpi-mimpi ini membuat pengaruh signifikan pada 30 tahun berikutnya. Ternyata setelah ditinjau kembali 30 tahun kemudian, mereka yang memiliki mimpi yang jelas sebanyak 10% itu memiliki gaji atau penghasilan 3 kali lipat dari tidak memiliki mimpi yang jelas. Dan tahukah berapa besar penghasilan bagi mereka yang menuliskan mimpi-mimpi mereka? Ternyata mereka memiliki penghasilan 2 kali lipat lebih banyak dari yang 10% itu atau 6 kali lipat lebih besar dari yang tidak memiliki mimpi sama sekali.
Kita mungkin akan sangat ingat mengenal 2 kota di Jepang yang hancur lebur pada perang dunia ke-2, yaitu Hiroshima dan Nagasaki. Setelah kejadian ini, Jepang hancur, banyak korban yang jatuh, tanah dan kondisi lingkungan menjadi tidak subur. Tetapi kemudian pemerintah Jepang tahu betapa penting arti sebuah mimpi sampai pada akhirnya, dikumpulkanlah seluruh warga di seantero negeri. Lantas mencanangkan 10 tahun lagi menjadi negara tekstil terbesar di Asia, tercapai 9 tahun kemudian. Lantas mencanangkan ingin menjadi negara produsen mobil terbesar di Asia 20 tahun berikutnya, dan tercapai. Sampai akhirnya pertumbuhan ekonominya meningkat dari tahun 1953 ke 2008 sebesar 10 kali lipat alias 1000%.
Maka prinsip kedua ini sangat penting. Ukur sukses dengan mimpimu. Semakin besar mimpimu, semakin besar pula kesuksesanmu. Tetapi yang perlu diingat, semakin sulit mimpi yang kita canangka, maka semakin besar pula pengorbanan yang akan kita berikan. Maka persiapkanlah dengan kondisi itu. Berikut ini tipsnya:
-          Tulislah mimpi-mimpi apapun yang kalian ingin capai, setidaknya satu tahun ke depan
-          Targetkan kapan mimpi-mimpi itu akan dicapai.
-          Kemudian share mimpi itu kepada yang lainnya. Ini berguna untuk menjadi pendorong dalam melaksanakan mimpi-mimpi itu.
-          Visualisasikan mimpi-mimpimu! Jangan ragu untuk membayangkan seperti apa jadinya ketika kita sudah mendapatkan mimpi-mimpi kita
-          Tindak lanjuti mimpi-mimpi tersebut dengan aksi.
Oke, untuk sementara, sampai di sini dulu ya. InsyaAllah 4 prinsip berikutnya akan dipost setelah ini. Selamat dan semangat menempuh ujian. Jadilah pelajar-pelajar tangguh yang selalu menjunjung tinggi kemuliaan ilmu pengetahuan. Salam Spirit!!