Welcome to My Blog

Link Download

Download Button

Tulisan Berjalan

Welcome To My Blog

Tulisan Berjalan

Welcome To My Blog

MY FRIEND'S

Talk less do more.

Heru Gunawan

Menggapai Mimpi

SERIBU BAYANGAN

Kenangan Indah

SERASI

PASANGAN SETIA

DOMO KUN

Sendiri

Minggu, 04 Agustus 2013

Budaya Politik




Budaya politik merupakan pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan benegara, penyelenggaraan administrasi negara, politik pemerintahan, hukum, adat istiadat, dan norma kebiasaan yang dihayati oleh seluruh anggota masyarakat setiap harinya. Budaya politik juga dapat di artikan sebagai suatu sistem nilai bersama suatu masyarakat yang memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kolektif dan penentuan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya.

I.  Pengertian Budaya Politik Menurut Para Ahli
Alan R. Ball
Budaya politik adalah suatu susunan yang terdiri dari sikap, kepercayaan, emosi dan nilai-nilai masyarakat yang berhubungan dengan sistem politik dan isu-isu politik.
Austin Ranney
Budaya politik adalah seperangkat pandangan-pandangan tentang politik dan pemerintahan yang dipegang secara bersama-sama; sebuah pola orientasi-orientasi terhadap objek-objek politik.
Gabriel A. Almond dan G. Bingham Powell, Jr.
Budaya politik berisikan sikap, keyakinan, nilai dan keterampilan yang berlaku bagi seluruh populasi, juga kecenderungan dan pola-pola khusus yang terdapat pada bagian-bagian tertentu dari populasi.
Sidney Verba
Budaya politik adalah suatu sistem kepercayaan empirik, simbol-simbol ekspresif dan nilai-nilai yang menegaskan suatu situasi dimana tindakan politik dilakukan.
Gabriel A. Almond
Budaya politik adalah dimensi psikologis dari sebuah sistem politik yang juga memiliki peranan penting berjalannya sebuah sistem politik.
Miriam Budiardjo
Budaya politik adalah keseluruhan dari pandangan-pandangan politik, seperti norma-norma, pola-pola orientasi terhadap politik dan pandangan hidup pada umumnya.
Marbun.
Budaya politik adalah pandangan politik yang mempengaruhi sikap, orientasi, dan pilihan politik seseorang, dan budaya politik ini lebih mengutamakan dimensi psikologis dari suatu sistem politik yaitu sikap, sistem kepercayaan, simbol yang dimiliki individu dan yang dilaksanakan dalam masyarakat.
Larry Diamond.
Budaya politik adalah keyakinan, sikap, nilai-nilai, ide-ide, sentimen dan evaluasi suatu masyarakat tentang sistem politik negeri mereka dan peran masing masing individu dalam sistem itu.
Mochtar massoed.
Budaya politik adalah sikap dan orientasi warga suatu negara terhadap kehidupan pemerintahan negara dan politiknya.
Roy Macridis
Budaya politik adalah sebagai tujuan bersama dan peraturan yang diterima bersama.
Dennis Kavanagh
Budaya politik adalah sebagai pernyataan untuk menyatakan lingkungan perasaan dan sikap bagaimana sistem politik itu berlangsung.
Robert Dahl
Budaya politik adalah satu faktor yang menjelaskan pola-pola yang berbeda mengenai pertentangan politik.

Rusadi Kantaprawira
Budaya politik merupakan persepsi manusia, pola sikapnya terhadap berbagai masalah politik dan peristiwa politik terbawa pula ke dalam pembentukan struktur dan proses kegiatan politik masyarakat maupun pemerintah(an), karena sistem politik itu sendiri adalah interrelasi antara manusia yang menyangkut soal kekuasaan, aturan dan wewenang (Kantaprawira, 1999:26).
Brown (1977)
Budaya Politik sebagai persepsi subyektif tentang sejarah dan politik, keyakinan dan nilai-nilai mendasar, lokus identifikasi dan loyalitas, serta pengetahuan dan harapan-harapan politik yang merupakan produk dari pengalaman sejarah khusus dari bangsa/kelompok.
White ( 1979 )
Budaya politik sebagai matriks sikap dan perilaku dimana system politik berada.
Aaron Wildavskus
Budaya politik secara luas menjelaskan orang-orang yang menganut nilai-nilai, keyakinan – keyakinan, dan pilihan – pilihan yang melegitimasi jalan hidup yang berbeda-beda (menekankan pada keterbukaan terhadap berbagai pendekatan dalam kajian budaya politik

 II.    Budaya politik adalah nilai-nilai yang berkembang dan dipraktikan oleh suatu masyarakat tertentu dalam bidang politik. Ciri-ciri dari budaya politik adalah
  1. adanya pengaturan kekuasaan
  2. proses pembuatan kebijakan pemerintah
  3. adanya kegiatan dari partai-partai politik
  4. perilaku dari aparat-aparat Negara
  5. adanya budaya politik menyangkut masalah legitimasi
  6. adanya gejolak masyarakat  terhadap kekuasaan yang memerintah
  7. menyangkut pola pengalokasian sumber-sumber masyarakat


III.Tipe-tipe Budaya politik
  • Budaya politik parokial yaitu budaya politik yang tingkat partisipasi politiknya sangat rendah. Budaya politik suatu masyarakat dapat di katakan Parokial apabila frekuensi orientasi mereka terhadap empat dimensi penentu budaya politik mendekati nol atau tidak memiliki perhatian sama sekali terhadap keempat dimensi tersebut. Tipe budaya politik ini umumnya terdapat pada masyarakat suku Afrika atau masyarakat pedalaman di Indonesia. dalam masyarakat ini tidak ada peran politik yang bersifat khusus. Kepala suku, kepala kampung, kyai, atau dukun,yang biasanya merangkum semua peran yang ada, baik peran yang bersifat politis, ekonomis atau religius.
  • Budaya politik kaula (subjek),yaitu budaya politik yang masyarakat yang bersangkutan sudah relatif maju baik sosial maupun ekonominya tetapi masih bersifat pasif. Budaya politik suatu masyarakat dapat dikatakan subyek jika terdapat frekuensi orientasi yang tinggi terhadap pengetahuan sistem politik secara umum dan objek output atau terdapat pemahaman mengenai penguatan kebijakan yang di buat oleh pemerintah. Namun frekuensi orientasi mengenai struktur dan peranan dalam pembuatan kebijakan yang dilakukan pemerintah tidak terlalu diperhatikan. Para subyek menyadari akan otoritas pemerintah dan secara efektif mereka di arahkan pada otoritas tersebut. Sikap masyarakat terhadap sistem politik yang ada ditunjukkan melalui rasa bangga atau malah rasa tidak suka. Intinya, dalam kebudayaan politik subyek, sudah ada pengetahuan yang memadai tentang sistem politik secara umum serta proses penguatan kebijakan yang di buat oleh pemerintah.
  • Budaya politik partisipan,yaitu budaya politik yang ditandai dengan kesadaran politik yang sangat tinggi. Masyarakat mampu memberikan opininya dan aktif dalam kegiatan politik. Dan juga merupakan suatu bentuk budaya politik yang anggota masyarakatnya sudah memiliki pemahaman yang baik mengenai empat dimensi penentu budaya politik. Mereka memiliki pengetahuan yang memadai mengenai sistem politik secara umum, tentang peran pemerintah dalam membuat kebijakan beserta penguatan, dan berpartisipasi aktif dalam proses politik yang berlangsung. Masyarakat cenderung di arahkan pada peran pribadi yang aktif dalam semua dimensi di atas, meskipun perasaan dan evaluasi mereka terhadap peran tersebut bisa saja bersifat menerima atau menolak.

Surat Al Baqarah ayat 148

 
وَلِكُلِّ وِّجْهَةٌهُوَمُوَلِّيْهَافَاسْتَبِقُوالْخَيْرَاتِ اَيْنَ مَاتَكُوْنُوْايَأْتِ بِكُمُ اللهُ جَمِيْعًا 
 
 اِنَّ اللهَ عَلَى كُلِّ شَيْءِ قَدِيْرٌ / البقرة :  148     
Penerapan hukum tajwid dalam  surat Al Baqarah 148
Sebab
Cara membaca
Bacaan
Lafal
NO
Ada tanwin kasrah
 pada huruf lam bertemu dengan huruf wau
Walikulliw wijhatun ( suara nun tanwin masuk  kesuara wau dengan dengung ditahan kira kira dua ketukan  )
Idghom bighunnah
وَلِكُلٍّ وِّجْهَةٌ
1
Ada tanwin dlomah     pada huruf ta  bertemu dengan huruf ha  
Wijhatun hua  (     dibaca jelas dengan satu ketukan )
Idhar halqi
وِجْهَةٌ هُوَ
2
Ada ya sukun didahu lui harokat hasroh dan  alif didahului harakat fathah
Muwalliihaa ( dibaca panjang 2 ke tukan baik wasal maupun waqaf )
Mad tabi'i
مُوَلِّيْهَا
3
Ada yak sukun didahu lui harakat fathah
Alif lam bertemu dengan  huruf kho atau huruf qama- riah yang harus dibaca jelas
Al khairat ( dibaca lunak )
Alkhairat ( dibaca jelas )
-mad layin
                                    - idhar qamariyah
اَلْخَيْرَتِ
4
Ada wau sukun dida hului harakat dlomah
Takuu nuu ( dibaca panjang dua ketukan baik wasal / waqaf
Mad tabi 'i
تَكُوْنُوْا
5
Lafal jalalah didahului harakat dlomah
Bikumullahu ( lam pada lafal Allah bibaca tebal )
Lam tafkhim
بِكُمُ اللهُ
6
Ada fathah tanwin        bertemu dengan  waqaf
Jami 'aa ( dibaca panjang dua ketukan )
Mad iwad
جَمِيْعًا
7
Arti perkata / mufradat Surat Al Baqarah ayat 148
Arti
Lafadz
No
Dan bagi tiap tiap ( umat )
وَلِكُلِّ
1.
Kiblat
وِّجْهَةُ
2.
Ia
هُوَ
3.
Menghadap kepadanya
مُوَلِيْهَا
4.
Maka berlomba – lombalah kamu
فَاسْتَبِقُوا
5.
Kepada kebaikan
الْخَيْرَتِ
6.
Dimana saja
اَيْنَ مَا
7.
Kamu berada
تَكُوْنُوْ
8.
Menghadapkan / mengumpulkan
يَأْتِ
9.
Dengan  / padamu Allah
بِكُمُ اللهُ
10.
Semua / sekalian
جَمِيْعًا
11.
Sesungguhnya Allah
اِنَّ اللهَ
12
Atas segala
عَلَى كُلِّ
13
Ssuatu
شَيْئٍ
14
Maha kuasa
قَدِ يْرٌ
15
Arti surat Al Baqarah ayat 148 :
“ Dan bagi tiap – tiap umat ada kiblatnya sendiri – sendiri yang ia menghadap kepada Nya .  Maka berlomba – lombalah kamu ( dalam ) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian ( pada hari kiamat ). Sesungguhnya Allah Mahakuasa  atas segala sesuatu “ . 
Menyimpulkan kandungan / isi surat Al Baqarah ayat 148 
1        . Surat Al Baqarah ( secara umum ) :
a.       Surat ke 2
b.      Juz ke 1 ,2 ,3
c.       Terdiri atas 286  ayat , turun di Madinah yang sebagian besar diturunkan pada permulaan tahun hijriyah , kecuali ayat 281 turun di Mina pada haji wada'
d.      Masuk surat Madaniyah
e.       Surat yang terpanjang diantara surat surat dalam Al Qur 'an
f.       Dalam surat Al Baqarah terdapat ayat yang terpanjang dalam Al Qur 'an yaitu ayat 282
g.      Dinamai surat Al Baqarah karena mengisahkan tentang penyembelihan sapi betina
                         kepada Bani Israil yang tercantum pada ayat 67 - 74
h.      Al Baqarah juga disebut Fastatul Qur ‘an artinya puncak Al Qur ‘an  , karena
                        memuat beberapa hukum yang tidak disebutkan dalan surat lain ( missal pada ayat 183
                        yang menjelaskan tentang kewajiban puasa ramadhan ) .
i.        Surat Al Baqarah juga disebut Alif  -lam – mim karena dimulai dengan lafal الۤمۤ
j.        Surat Al Baqarah juga merupakan salah satu dari dua  surat yang dinamakan  “ Az Zahrawaani “ ( Al Baqarah dan Ali “Imran ) yaitu dua surat yang cemerlang , karena kedua surat ini menyingkap hal – hal yang disembunyikan oleh para ahli kitab tentang kelahiran Nabi Isa dan kedatangan Nabi Muhammad saw .
k.      Surat Al Baqarah juga disebut  “ As Sab’uththiwal “  artinya termasuk salah satu dari 7 surat yang terpanjang dalam Al Qur ‘an ( Al Baqarah : 286 , Asy Syu’ara : 227 , Al A’raf : 206 , Ali Imran : 200 , Ash Shafat : 182 , An Nisa’ : 176 , Al An ‘Am : 165 )                       
l.        Isinya tentang keimanan , hukum hukum  dan kisah kisah
2        Surat Al Baqarah ( khusus )  ayat 148
a.       Setiap manusia supaya menggunakan akal dan kemampuan untuk berfastabaqul khairat
b.      Umat islam tidak boleh malas dalam beraamal ( baik untuk diri sendiri / orang lain )
c.       Setiap orang kelak akan dikumpulkan dan akan dihisab maka harus berhati – hati setiap melakukan sesuatu
d.      Setiap umat mempunyai kiblat sendiri sendiri ( umat islam kiblatnya Ka’bah ,umat
           Yahudi kiblatnya Baitul Muqadas , umat Nasrani kiblatnya Mathlaul Syamsi ) .
e.        Kiblat artinya syareat , agama , aturan , arah / tujuan , tetapi yang dimaksud disini adalah  mencari ridlo Allah “.
                  
Perilaku yang mencerminkan ayat 148 surat Al Baqarah  :
1. Bersikap jujur
            2. mencintai kebaikan
            3. menyadari bahwa hanya amal baik yang akan menjadi bekal kehidupan akherat
            4. tetap berpegang teguh terhadap  keyakinan dalam beragama islam
            5. berhati hati setiap melakukan sesuatu pekerjaan ( karena setiap pekerjaan akan dimintai
                pertanggung jawaban  )
            6. setiap melakukan sesuatu hendaknya mempunyai arah tujuan yang jelas ( yaitu mencari ridlo Allah)
             7. banyak berlomba dalam kebaikan , yang kebaikan itu macamnya banyak sekali .